Senin, 26 Februari 2018

UNS ( Universitas Sebelas Maret )



Kemarin sabtu, 24 februari 2017 pertama kali saya mengunjungi sebuah tempat perguruan tinggi ( kuliah ). Suatu pengalaman yang mengesankan bisa berkunjung di tempat itu. Saya berkunjung di perguruan tinggi UNS ( Universitas Sebelas Maret ). Suatu tempat kuliah yang luas dan sejuk sehingga menimbulkan suasana yang nyaman dan damai. Disana terdapat bangunan bangunan yang besar dan banyak. Bangunan itu terdiri dari ruang fakultas keguruan dan ilmu pengetahuan, fakultas ilmu budaya, fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas pertanian, fakultas hukum, fakultas kedokteran dan masih banyak lagi. Itu diantara jurusan yang ada di UNS jadinya disana sangat luas dan sangat indah. Disana banyak pepohonan sehingga menimbulkan rasa nyaman.
        Di UNS juga banyak orang jualan makanan dan minuman bahkan jualan bunga dan boneka. Soalnya waktu itu bertepatan hari wisuda jadinya saya bisa berkunjung disana dan melihat lihat. Penjual makanan atau minuman bahkan yang lainnya bisa berjualan di dalam UNS hanya hari hari tertentu. Saat hari wisuda pengunjung boleh keluar masuk berjualan tapi kalau hari hari tertentu hanya bisa berjualan di luar gerbang. Disana juga ada rumput yang luas yang berada di depan kantor rektur. Rumput itu hanya bisa di injak pada saat hari wisuda kalau hari hari biasa tidak boleh menginjak dan jika ada yang menginjak akan di marahin. Soalnya di depan kantor rektur itu ada seorang satpam yang menjaganya. Jadinya suatu keburuntungan kalau bisa berkunjung disana pada waktu hari wisuda. Kita bisa foto foto di tempat itu dan bisa menginjaknya. Itulah pengalaman pertama saya berkunjung di UNS ( Universitas Sebelas Maret ).

Awal berjuang



Pagi menjelang siang matahari yang mulai naik diatas kepala dan memancarkan sinar yang panas membuat dahaga.
Sekolah yang penuh naungan pohon yang mengelilingi itu begitu sejuk, mendaimakan orang yang memasukinya.
Banyak pohon beringin besar, juga pohon pucuk merah dan bunga mawar merah merona bunganya bermekaran turut menyemarakkan cinta yang mungkin banyak tumbuh di lingkungan sekolah.
Dan….
Di sisi lain, Nampak barisan siswa siswi yang menggunakan baju putih biru. Kelas IX E, kelas yang saya duduki sekarang. Kali ini saya akan menceritakan sebuah kelas kecil yang terdiri dari 36 murid. Kebanyakan murid kelas IX E ini cewek tapi kebanyakan cewek biasanya suka berbicara/ramai tapi ini beda yang sukanya ramai/ bicara itu cowok. Cewek juga sering bicara tapi tidak seheboh cowok. Dan hampir semua guru baik yang mengajar di kelas atau guru yang ada di kantor mengenali kelas ini soalnya kelas IX E terkenal ramainya. Walaupun kita terkanal ramainya kita juga memiliki hati yang sosial dan memiliki moral. Bahkan ada juga yang mengira kelas kita menyeramkan karena muridnya. Tapi dari masalah itu kita bisa intropeksi diri dan kita bisa merubahnya. Sebuah kelas kecil yang memiliki banyak cerita dan kenangan.
Buat semua teman teman saya belajar yang  giat ya. Kita udah kelas IX dua bulan kurang kemungkinan kita sudah UNBK. Jadi, persiapkan buat UN kita belajar yang sungguh sungguh dan memperbanyak mengerjakan soal. Semoga kita bisa mengerjakan soalnya di beri kelancaran, kebarokahan dan tidak ada suatu kendala apapun. Semoga kita semua mendapatkan hasil yang memuaskan dan mendapatkan sekolah yang di inginkan. Amiin…
Semangat dan sukses buat kalian UNBK 2018/2019💚💚




Minggu, 25 Februari 2018

Usaha yang insyaallah mendapatkan hasil.


Siang menuju sore yang masih tersa sangat terik, karena matahari sepertinya enggan bergulir dari lintang bujurnya.

          Hidup adalah misteri. Usaha adalah bagian dari hidup. Jadi, seperti dalam pelajaran berhitung soal himpunan. Usaha atau upaya adalah juga misteri. Itulah yang terjadi di kehidupan.
          Inilah saya Maya Apriliana Budiyati dan teman teman saya seperjuangan dalam menuntut ilmu agama. Kita dalam menuntut ilmu itu ada senangnya dan ada susahnya. Ini suatu pengalaman yang pernah saya alami. Kita selalu melakukan kegiatan bersama kita pernah tidur bersama, makan bersama, sedih bersama bahkan pernah nangis bersama. Peristiwa nangis itu terjadi karena sesuatu masalah yang membuat kita sedih. Kita terdiri dari beberapa orang sih soalnya kita dalam menuntut ilmu agama bisa di bilang kelas yang paling unggul tapi kita tidak merasa itu. Menurut kita sama kok tidak perlu membeda bedakan.
          Waktu saya kalau di sekolah menuntut ilmu pengetahuan dan kalau udah di rumah saya belajar ilmu agama. Bahkan waktu saya sudah habis buat kegiatan gak ada waktu luang untuk bermain tapi saya tidak mempermasalahkannya. Kalau main hari hari besok masih bisa. Tapi kalau belajar harus di utamakan. Soalnya penyesalan datangnya terakhir.






UNS ( Universitas Sebelas Maret )

Kemarin sabtu, 24 februari 2017 pertama kali saya mengunjungi sebuah tempat perguruan tinggi ( kuliah ). Suatu pengalaman yang mengesan...